Senin, 04 Oktober 2010

Kacamata Baru dan "Fenomena" Jodoh

Karena tidak ada foto aslinya, saya tujukkan saja kenampakan kacamata lama saya.
Ini dia:

(gambarnya dari sini)

Model itu pernah berjaya pada zamannya lo.. (zaman antah berantah tepatnya :lol:)
Dan karena memang sudah makin tidak nyaman dipakai, saya putuskan menyisihkan THR untuk kacamata baru,he3
Dan lagi-lagi saya tunjukkan saja kenampakan yang serupa, begini:

Yang ini saya ambil dari sini

Malahan lebih sederhana modelnya. Saking sederhananya kacamata itu sempat tidak saya lirik sama sekali,he3
Tetapi saya 'luluh' setelah melihat wajah saya dengan kacamata itu mencangklung manis di telinga;
bingkai hitamnya ternyata pas sekali dengan kontur dan warna wajah saya, hmmm
*jangan bayangkan wajah saya lho yaa :D*
Tetapi saya masih pantang menyerah dan menanyakan warna selain hitam, yang agak metalik atau apa gitulah...pokoknya jangan yang hitam polos. Ternyata tidak ada warna lain, hmmpff...
Akhirnya saya kembali menyambangi cermin, ah..biar hitam polos tapi kalau memang itu yang sesuai dengan saya, kenapa tidak?! :)

Pagi ini saya membaca postingan baru Bunda Tuti di sini
Jadi teringat prinsip kacamata ini juga untuk masalah jodoh, qiqiqi

Hanya karena kacamata tadi kurang keren lalu saya tak hendak meliriknya sejak awal. Tetapi pada akhirnya justru kacamata berwujud biasa itulah yang membuat wajah biasa saya jadi lebih berwarna. Demikian juga tentang jodoh saya nanti... Mungkin dia biasa saja bagi dunia, tetapi yang lebih penting adalah dia membuat dunia saya semakin luar biasa :)

ps: kalau yang kenal "dia" membaca ini, saya titip salam yaa;
bilang ke "dia" bahwa saya nunggu dijemput pake kereta kuda Cinderella ;D

2 komentar:

  1. Insyaallah dik
    Jodoh kita adalah dia yang mebuat kita menjadi serasa sempurna :)

    BalasHapus
  2. iyap amiin,
    saya percaya karena yang mengatakan itu adalah yang sudah mengalaminya sendiri,he3

    Barakallah selalu ya kang,
    terima kasih kunjungannya :)

    BalasHapus