Kamis, 16 Desember 2010

Trying To Let It Go...

MENEMUKAN SEBUAH KISAH YANG BEGITU MENYENTUH:

Suatu Hari seorang bapak tua hendak menumpang bus.Pada Saat ia Menginjakkan Kakinya ke tangga,salah satu sepatunya terlepas & terjatuh ke jalan.Lalu pintu pun tertutup & Bus mulai bergerak,Sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi.Si Bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah & melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yg duduk dalam bus melihat kejadian itu,dan bertanya kepada si bapak tua, " Aku memperhatikan apa yg anda lakukan Pak.Mengapa anda Melemparkan sepatu anda yg sebelah juga?
"Si bapak tua menjawab,"Supaya siapapun yg menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya."

*Sungguh, kita harus mampu jujur kepada diri sendiri tentang mengapa kita mempertahankan sesuatu sekukuh-kukuhnya. Karena apakah? Karena ia bermanfaat? Atau sekedar kita tidak ingin ia dimiliki orang lain, meskipun juga kita tahu sepertinya akan lebih baik lagi jika ia tidak dipertahankan?!*



___Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup - jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya___

___Kita kehilangan banyak hal disepanjang masa hidup.Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil & merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita___

___Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja.Kadang,kita juga kehilangan hal yg baik.Supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual,pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi___

*Sebuah pelajaran besar untukku, dan membuatku semakin memahami bahwa dalam dunia senyatanya kita tidak belajar dari teori tetapi dari pengalaman. Bagaimana menjaga apa yang kita miliki, bagaimana menyayangi apa yang kita punya, seringkali diajarkan dengan kehilangan. Semoga aku benar-benar belajar kali ini, dan menjadikanku lebih baik lagi ke depan. Alhamdulillah ya Allah... :)*

Sumber dari sini dan gambar dari sini.

6 komentar:

  1. Kisah yang menarik sekali, Anis.
    Ada kalanya kita memang mempertahankan sesuatu, padahal sebenarnya kita tak lagi membutuhkannya. Contohnya, baju yang menumpuk di lemari, padahal sudah lama tidak dipakai,dan memang sudah tidak muat lagi, tapi masih saja ingin kita simpan ... :)

    BalasHapus
  2. Hehe iyaa bun;
    kemaren belanja pake baju yang 'bling2' dikit aja dikira mbak kalo anis mau kondangan, padahal niatnya manfaatin baju yang jarang kepake :D

    semoga semua bisa semakin bijak nantinya ya bun :)

    BalasHapus
  3. kebisaan ibu-ibu tuch yg suka menumpuk perabot rumah tangga, padahal udah ga terpakai lagi :D

    BalasHapus
  4. Hehehe, begitulah mas ;D

    BalasHapus
  5. Okeee pak,
    alhamdulillah sudah tuh ;D

    BalasHapus