Suatu kali pernah membaca artikel, bahwa sejatinya seorang anak dapat diajarkan menguasai beberapa bahasa sekaligus sejak kecil. So inspired then :) Trus juga ketika baca Da Vinci Code, di situ dikisahkan tokoh Sophie terbiasa menggunakan dua bahasa yang berbeda dalam kesehariannya sejak kecil, Inggris sama Perancis, jadi yang seperti itu bukan hal yang mustahil dunk...
Dan yang terpenting, bilingual yang ingin kuterapkan kelak gak muluk2 kok, minimal bahasa Indonesia dan bahasa Jawa :D Realitas, 'wong jowo saiki wis ilang jawane'....di dalam rumah 'wajib' berbahasa jawa, biar ma abi umminya tahu 'unggah ungguh', dan di lingkungan luar bolehlah berbahasa Indonesia biar gak kuper,he3
plus, bahasa Arab n bahasa Inggris semoga (kok kayaknya jadi anakku agak repot yak :D)
Alhamdulillah beberapa hari yang lalu nemu artikel ini. Semoga bisa jadi bahan pelajaran sedari sekarang :)
Tips Kenalkan Bahasa Asing
Orang tua masa kini ingin agar si prasekolah belajar bahasa kedua atau bahasa asing sejak dini. Asalkan pengenalannya dilakukan secara tepat, balita dapat menguasai beberapa bahasa sekaligus sejak dini.
"Mana yang lebih baik, bersekolah di sekolah berbahasa pengantar Inggris atau les saja?", demikian pertanyaan seorang ibu dalam diskusi online bersama psikolog, Anna Surti Ariani, S.Psi (yang akrab disapa Mbak Nina), belum lama ini. Pakar psikologi perkembangan dan ibu dua anak ini, berpendapat semua harus ditelaah lagi, di antara pilihan tersebut, mana yang lebih memungkinkan balita untuk belajar berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Pilihan 1: Sekolah Bilingual. Jika orangtua berencana akan menyekolahkan anak ke luar negeri, atau ke sekolah-sekolah internasional, memang lebih baik kalau sejak awal anak sudah mengenal bahasa kedua, misalnya bahasa Inggris, bahasa Mandarin dan lain-lain, sejak dini. Di prasekolah bilingual, balita akan terpapar lebih lama dalam lingkungan berbahasa kedua.
Pilihan 2: Les Bahasa Kedua. Untuk sekadar mengenalkan bahasa kedua, Anda dapat mengirimkan balita kursus bahasa Inggris.
Pilihan 3: Lingkungan Berbahasa Kedua. Orang tua atau salah satu anggota keluarga dapat menjadi tokoh yang berperan mengajarkan bahasa kedua dan berbicara hanya dalam bahasa kedua. Misalnya, balita berbahasa Inggris, Mandarin atau bahasa daerah dengan ayah, ibu dan/atau kakek-nenek saja. Yang terpenting adalah anak mengenal dan paham bahasa ibu dari salah satu anggota keluarga juga.
Mengenalkan Bahasa Kedua. Apakah seorang anak yang sudah cukup lancar berbahasa ibu perlu segera diperkenalkan bahasa kedua? Berdasarkan penelitian, jika pengenalan bahasa dilakukan secara tepat, sebenarnya anak bisa menguasai beberapa bahasa sekaligus sejak dini. Menurut Nina anak ada 3 cara untuk mengenalkan anak kepada bahasa kedua:
1.Beda orang, misalnya mama selalu bicara dengan bahasa Indonesia sementara papa selalu dengan bahasa Inggris. Usahakan keduanya cukup sering mengobrol dengan anak.
2.Beda tempat, misalnya jika di rumah kita gunakan bahasa Inggris, sementara kalau di luar rumah kita gunakan bahasa Indonesia. Atau di rumah dengan bahasa Indonesia, sementara di sekolah dengan bahasa Inggris.
3.Beda waktu, misalnya hari Senin-Rabu berbahasa Inggris di rumah, dan hari Kamis sampai Minggu berbahasa Indonesia.
Untuk semua pendekatan tersebut, usahakan bicara kedua bahasa dengan menggunakan kalimat yang lengkap. Bukan hanya mengartikan kata-katanya saja. Misalnya, daripada mengatakan, “Nak, liat ini ball, bola,” lebih baik ucapkan dalam struktur kalimat yang tepat, “Darling, look at this ball, this is a big ball, isn’t it?”
Menurut Nina, bahwa anak yang dikenalkan sambil diceburkan ke dalam konteks berbahasa, istilahnya sink and swim, dengan langsung diajak berinteraksi menggunakan bahasa tersebut, akan lebih cepat belajar bahasa kedua (dan ketiga, dan keempat, dan seterusnya). Dibandingkan anak yang hanya sesekali belajar berbahasa kedua atau anak yang hanya menonton bahasa kedua tanpa diminta mempraktekkan dalam komunikasinya. “Boleh saja sejak kecil sudah diperkenalkan dengan salah satu dari 3 teknik di atas. Tapi harus diingat juga cara-cara untuk membuat anak belajar bicara,” tegas Nina.
(taken from www.ayahbunda.com)
Rumit?! Mungkin ntar juga gak gampang sih, tapi untuk suatu hal yang lebih baik emang harus berani berusaha lebih kan.. Semoga bermanfaat :)
Tampilkan postingan dengan label infoKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infoKU. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Mei 2010
Serba Serbi Otak
**sharing..sharing..nice article dari blog AnehBinUnik :
Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.
Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinasi sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. Maka, hindarilah 10 kebiasaan buruk di bawah jika Anda masih ingin otak Anda bekerja dengan baik.
1.Tidak sarapan pagi
Mereka yang terbiasa tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah. Akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang. Otak juga butuh "makan" agar dapat bekerja optimal.
**hayo..hayo sapa jarang sarapan?! Sebaiknya pikir ulang kebiasaan kurang baik satu itu, variasi sarapan kan bisa diatur sekarang :)
2.Makan terlalu banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang berkadar lemak tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
**biasakan juga mengenali kebutuhan tubuh, bukan keinginan tubuh. Tambah karbohidrat saat memang diperlukan energi ekstra, kurangi di saat yang seharusnya. Makan jangan sampai terlalu kenyang, bikin ngantuk juga itu ‘bcoz aliran darah akan lebih fokus ke pencernaan..bisa-bisa produktivitas menurun deh.
3.Merokok
Zat-zat kimia beracun dalam rokok yang terhisap, misalnya karbon monoksida, akan menghalangi kemampuan darah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak, mengakibatkan penyusutan otak secara cepat. Nikotin juga dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah. Akibatnya, transportasi lemak terganggu hingga menyumbat pembuluh darah dan menghalangi transportasi oksigen dan nutrisi ke otak. Merokok juga dapat mengakibatkan penyakit alzheimer.
**rahasia umum yak :D mohon diperhatikan bagi yang masih merokok ya, selain mendholimi diri sendiri, lingkungan sekitar sebagai perokok pasif akan lebih terdholimi lagi..resikonya tiga kali lipat bagi perokok pasif, plus perokok aktif yang ‘dengan senang hati’ menghirup kembali asap rokok yang telah dihembuskan :(
4.Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
**jangan lupa di makanan kita seperti nasi udah ada gulanya lho. Dari Vivanews.com, jumlah asupan maksimum gula bagi pria adalah enam sendok the per hari dan empat sendok the per hari bagi wanita.
5.Tidak memakai masker polusi udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi atau daya kerja otak.
**hiks jadi tersindir, masih pakai slayer kain biasa je.. moga da waktu beli ntar,he3
6.Kurang tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
**Alhamdulillah sudah cukup pulih dari insomnia ;) Jadi kata-kata Bang Haji perlu sedikit di revisi yak, begadang boleh asal ada perlunya en jangan sering-sering diperluin :D soalnya istilah ‘nyaur utang’ tidur itu juga tidak ada, lewat waktu tidur ya udah lewat tak tergantikan…
7.Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala dapat meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida sehingga menurunkan proses menghirup oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8.Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menurunkan kemampuan kerja sel-sel syaraf otak sehingga menyebabkan mengkerutnya otak.
9.Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu optimalnya fungsi kerja otak. Jarang berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak menjadi kurang terlatih.
10.Berpikir keras saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran saat kondisi sakit dapat menyebabkan kelelahan berlebihan pada otak dan mengurangi efektifitas kerjanya sehingga dapat merusak otak.
Nah sekarang kita pelajari cara-cara membuat otak kita berpikir lebih cepat. Ups, afwan buat yang udah pernah baca ya..tulisan ini masih dari blog AnehBinUnik tapi demi kebaikan tak edit dikit, he3. Beginilah cara mem-booster otak kita:
1.Ambillah dosis EPA secukupnya
EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.
**hmm…jadi inget pas kecil dulu suka banget ma minyak ikan, weekend besok cari lagi ah, ikhtiar buat kesehatan :)
2. Kerjakan sebuah teka teki
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.
**TTS..check! Sudoku..uncheck! :D
3. Pergi berjalan kaki
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.
**sepakat! :)
4. Mempelajari bahasa baru
Mempelajari bahasa baru dapat mencegah sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
**enaknya belajar bahasa apa yaa…bahasa isyarat?! Wah..
5. Tertawa
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan Anda tertawa setiap harinya.
**asal jangan kebanyakan juga yak, ntar dikira apa lagi :D Penting diperhatikan penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Baari (XI/505) yang menyatakan bahwa makruh untuk banyak tertawa dan tertawa berlebihan karena akan menurunkan kewibawaan.
6. Menjadi kreatif
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.
**kalau aku rada sulit kayaknya ini, he3. Seniku nulis aja deh ;p
7. Berhubungan dengan sifat kekanak-kanakan Anda
Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2).
**Poin terakhir ini cukup menarik, being childish tidak selalu negatif..selama gak keterusan aja. Jadi benarlah, jiwa kanak-kanak adalah jiwa yang tak pernah mati.
Semoga bermanfaat :)
Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.
Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinasi sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. Maka, hindarilah 10 kebiasaan buruk di bawah jika Anda masih ingin otak Anda bekerja dengan baik.
1.Tidak sarapan pagi
Mereka yang terbiasa tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah. Akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang. Otak juga butuh "makan" agar dapat bekerja optimal.
**hayo..hayo sapa jarang sarapan?! Sebaiknya pikir ulang kebiasaan kurang baik satu itu, variasi sarapan kan bisa diatur sekarang :)
2.Makan terlalu banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang berkadar lemak tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
**biasakan juga mengenali kebutuhan tubuh, bukan keinginan tubuh. Tambah karbohidrat saat memang diperlukan energi ekstra, kurangi di saat yang seharusnya. Makan jangan sampai terlalu kenyang, bikin ngantuk juga itu ‘bcoz aliran darah akan lebih fokus ke pencernaan..bisa-bisa produktivitas menurun deh.
3.Merokok
Zat-zat kimia beracun dalam rokok yang terhisap, misalnya karbon monoksida, akan menghalangi kemampuan darah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak, mengakibatkan penyusutan otak secara cepat. Nikotin juga dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah. Akibatnya, transportasi lemak terganggu hingga menyumbat pembuluh darah dan menghalangi transportasi oksigen dan nutrisi ke otak. Merokok juga dapat mengakibatkan penyakit alzheimer.
**rahasia umum yak :D mohon diperhatikan bagi yang masih merokok ya, selain mendholimi diri sendiri, lingkungan sekitar sebagai perokok pasif akan lebih terdholimi lagi..resikonya tiga kali lipat bagi perokok pasif, plus perokok aktif yang ‘dengan senang hati’ menghirup kembali asap rokok yang telah dihembuskan :(
4.Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
**jangan lupa di makanan kita seperti nasi udah ada gulanya lho. Dari Vivanews.com, jumlah asupan maksimum gula bagi pria adalah enam sendok the per hari dan empat sendok the per hari bagi wanita.
5.Tidak memakai masker polusi udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi atau daya kerja otak.
**hiks jadi tersindir, masih pakai slayer kain biasa je.. moga da waktu beli ntar,he3
6.Kurang tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
**Alhamdulillah sudah cukup pulih dari insomnia ;) Jadi kata-kata Bang Haji perlu sedikit di revisi yak, begadang boleh asal ada perlunya en jangan sering-sering diperluin :D soalnya istilah ‘nyaur utang’ tidur itu juga tidak ada, lewat waktu tidur ya udah lewat tak tergantikan…
7.Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala dapat meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida sehingga menurunkan proses menghirup oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8.Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menurunkan kemampuan kerja sel-sel syaraf otak sehingga menyebabkan mengkerutnya otak.
9.Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu optimalnya fungsi kerja otak. Jarang berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak menjadi kurang terlatih.
10.Berpikir keras saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran saat kondisi sakit dapat menyebabkan kelelahan berlebihan pada otak dan mengurangi efektifitas kerjanya sehingga dapat merusak otak.
Nah sekarang kita pelajari cara-cara membuat otak kita berpikir lebih cepat. Ups, afwan buat yang udah pernah baca ya..tulisan ini masih dari blog AnehBinUnik tapi demi kebaikan tak edit dikit, he3. Beginilah cara mem-booster otak kita:
1.Ambillah dosis EPA secukupnya
EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.
**hmm…jadi inget pas kecil dulu suka banget ma minyak ikan, weekend besok cari lagi ah, ikhtiar buat kesehatan :)
2. Kerjakan sebuah teka teki
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.
**TTS..check! Sudoku..uncheck! :D
3. Pergi berjalan kaki
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.
**sepakat! :)
4. Mempelajari bahasa baru
Mempelajari bahasa baru dapat mencegah sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
**enaknya belajar bahasa apa yaa…bahasa isyarat?! Wah..
5. Tertawa
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan Anda tertawa setiap harinya.
**asal jangan kebanyakan juga yak, ntar dikira apa lagi :D Penting diperhatikan penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Baari (XI/505) yang menyatakan bahwa makruh untuk banyak tertawa dan tertawa berlebihan karena akan menurunkan kewibawaan.
6. Menjadi kreatif
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.
**kalau aku rada sulit kayaknya ini, he3. Seniku nulis aja deh ;p
7. Berhubungan dengan sifat kekanak-kanakan Anda
Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2).
**Poin terakhir ini cukup menarik, being childish tidak selalu negatif..selama gak keterusan aja. Jadi benarlah, jiwa kanak-kanak adalah jiwa yang tak pernah mati.
Semoga bermanfaat :)
Langganan:
Postingan (Atom)
