Jumat, 22 Oktober 2010

Karena Kami Mencintaimu...



“Teman – teman sejati adalah mereka yang tidak pernah meninggalkan hatimu, sekalipun mereka pergi dari kehidupanmu untuk sementara waktu. Bahkan setelah berpisah bertahun – tahun, kamu dapat menempatkan diri di tengah mereka kembali seperti sebelumnya, dan bahkan jika mereka mati, mereka tak pernah mati di dalam hatimu.” (Sandy, Chicken Soup for Woman’s Soul)

Menuliskan serangkai kata-kata ini bersama hangatnya bau tanah basah, dan gemericik gerimis di luar kamar; 18 Oktober 2010, 21.05 WIB :)



_Anis_
Masih ingat jelas, di pagi itu hanya deretan depan ruang kuliah yang jarang terisi. Dengan canggung kita berjajar akhirnya. Bertukar senyum sesaat dan selanjutnya hari-hari lebih penuh dengan tawa.
Meski tanpa kata, tatapmu saja seakan telah mampu hantarkan rasa. Dan meski air mata seakan tabu untukmu, aku tahu tangis kita pun sama. Pernahkah kau tahu, betapa aku terlalu takut menyakiti ibu antara lain karena melihatmu begitu menyayanginya? Pernahkah kau tahu herannya aku dengan ayah kita yang serupa? Pernahkah kau tahu alangkah aku juga menginginkan kakak yang berwujud ada dan membagi kata meski sesekali saja? Pernahkah kau tahu akupun membayangkan mempunyai adik yang bisa kuwarnai dan menjadi ladang pahala?
Sobat, hidup kita ternyata indah ya…karena ternyata sebegitu terkaitnya kita di dalamnya. Apa yang kumiliki belum begitu berarti sebelum aku mampu berbagi. Pun apa yang jadi milikmu tak ragu kau hantarkan jika ku perlu… :)
Ada ukhuwah yang terjalin karena sedarah, tentulah sudah cukup lumrah. Tetapi ikatan hati antara kita yang terjalin karena jalan takdir-Nya? tentulah itu akan sayang sekali jika lalai di jaga. Tak mesti lagi kini kita berjajar dalam deret yang sama. Tapi dalam hatiku, sudah ada ‘kursi’ tersendiri, yang insyaAllah selalu jadi jatahmu tanpa perlu Pemilu ;D

_Dita_
Met milad yank…
Barakallahufikum…
Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik…
Seberapa jauh jarak yang memisahkan kita semoga tidak menjadikan hati kita menjadi jauh pula…
Semoga hati kita tertaut begitu dekat dan tak akan terputus tali silaturahim di antara kita…
Selalu ada doa yang terbaik untukmu dari setiap orang yang menyayangimu,
Miss u… :)

_Tanti_
(ehm, bumil kita yang satu ini baru speechless ternyata, he3)
Gak banyak kata bisa diungkapkan yank, yang pasti semoga Allah selalu memberikan yang terbaik bagimu;
Lahir batin,
Dunia akhirat,
Semoga persaudaraan kita senantiasa dijaga-Nya
Miss u :)



** Semakin bertambah usia, persahabatan kita bukan lagi tentang hitungan berapa kali berjumpa. Tetapi pada seberapa masih bertautnya hati kita meski sekian lama tak bersua. Dalam jarakpun, kami insyaAllah akan senantiasa ada bersamamu….cumaaaa diwakilkan aja sama Brown Teddy satu ini; bulet mukanya, sok kecentilan pake pita, dan berkulit ‘coklat manis’, tahu kan masing2 itu melambangkan siapa dari kami, ahahaha…. Kidding ;D
Doa kami, dalam sebentuk boneka itu ada kisah indah yang akan dapat senantiasa kita bagi pada anak cucu kita. Tentang sebentuk cinta yang insyaAllah tak lekang oleh masa… **

Sincerely yours;
Anis, Dita, Tanti

7 komentar:

  1. @mas dedi: Salam kenal balik mas. Kalu perlu software LINUX bisa mampir 'rumah' mas dedi juga gak yaa?! he3
    Terima kasih atas kunjugannya:)

    @kakve_santi: terima kasih, kisah nyata yang semoga akan selalu nyata ;)
    Terima kasih juga buat kunjungannya kakve..

    BalasHapus
  2. Aku ra disebut ki, opo aku peh lanang dhewe... yoh kwe...!!!

    BalasHapus
  3. Hehehe, afwaan kang hendriii
    yang lanang dhewe ditulisnya di hati je, bukan di blog, ahahaha

    piss kang ;D

    BalasHapus