Rabu, 27 Oktober 2010

Usaha yang Barokah (InsyaAllah)

Kemarin, saya membaca sebuah kisah nyata yang Subhanallah di dakwatuna.com, ringkasnya demikian;
Seorang ibu yang tinggal di daerah Bogor merasa resah. Pasalnya semakin banyak kendaraan truk dengan bak yang bergambar wanita-wanita dengan tampilan yang 'tidak baik bagi kesehatan mata' :( Ibu tersebut berpikir betapa hal tersebut bisa jadi akan mendholimi banyak mata, sementara mata pun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban... Dalam keresahannya, ibu tersebut kemudian bercerita pada sang suami bahwa ia ingin dapat melakukan tindakan nyata atas hal tersebut. Hingga suatu hari dengan keberanian yang sesungguhnya masih hilang timbul, ia menghentikan sebuah truk yang 'cukup parah' gambar baknya. Dengan gamblang ia mencoba menjelaskan pada sang pengemudi tentang mudharat yang dapat terjadi akibat gambar di bak truknya. Syukur alhamdulillah pengemudi tersebut mengangguk-angguk layaknya mengerti dan kemudian berlalu dengan wajar. Sang ibu akhirnya dapat--sedikit--tersenyum lega, paling tidak ia telah melakukan suatu upaya nyata bagi kemaslahatan orang lain...

Nah, sekarang sedikit dari cerita saya sendiri;
Suatu hari saya dan ibu berbelanja di pasar Beringharjo. Di salah satu kios grosir pakaian, saya sedang melihat-lihat beberapa jenis rok--dilarang ketawa ;D--ketika datang seorang wanita paruh baya berjilbab. Dari dialog yang ia lakukan dengan mbak penjaga kios, saya menduga wanita itu sepertinya pedagang pakaian juga, yang kali itu sedang mencarikan titipan seorang pembeli. Dan apakah titipannya itu?! Sebuah celana hot pants! Ketika mbak penjaga kios menunjukkan sebuah hot pants, wanita tersebut menolak dan mengatakan bahwa pesanan yang ia dapat adalah yang lebih pendek dari itu, hiyaahhh... Padahal lihat celana yang itu saja saya sudah berasa masuk angin :D

Well, dari dua kisah yang saya hadirkan di atas adakah yang dapat mengamati kaitannya?! Sebagai petunjuk, akan saya katakan bahwa yang saya soroti di sini adalah 'pembuat lukisan di bak truk' dan 'ibu berjilbab yang menjual hot pants'. Sudah dapat menebak arah tujuan saya?! Yap, yang saya maksud adalah ternyata usaha yang mereka lakukan adalah dalam hal yang kemungkinan besar akan menimbulkan kemudharatan :(
*gambar bak truk yang tidak senonoh, yang bisa jadi menimbulkan dosa pada banyak mata...
*celana hot pants yang bisa jadi mengusik syahwat banyak pria...
Paham kah maksud saya?! Menjadi pedagang, atau pengusaha pada umumnya tentulah tidak ada salahnya...bahkan Rasulullah pun seorang bisnisman; tetapi layakkah jika barang yang kita usahakan adalah barang-barang yang bisa jadi menimbulkan maksiat bagi orang lain :'(

Saya salut dengan rekan-rekan yang giat membangun usaha--tidak sekedar menjadi pekerja--itu insyaAllah mulia... Tetapi sebagaimana suatu kebaikan yang kita usahakan yang insyaAllah merupakan suatu amal jariyah, jika ternyata ada tindakan kita yang kemudian menjadikan orang lain bertindak salah maka dosa jariyah pun mungkin akan tercipta, hiks...
Afwan kalau ada yang kurang sependapat atau hendak memberikan sudut pandang lain, saya dengan senang hati menerima;
Jika ada kebaikannya, semoga dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua...

Selamat menjadi pengusaha, pengusaha muslim sukses lewat usaha yang ma'ruf, keren kan ;)

8 komentar:

  1. Met sukses yach buat usahanya...
    moga benar2 menjadi barokah, AMin :D

    BalasHapus
  2. Yupi, terima kasih;
    amiiinnn :)

    BalasHapus
  3. kunjungan malam sob...
    giliran ronda nich :D hehehe....

    BalasHapus
  4. Huwah..ronda?!
    Beginilah seharusnya warga negara yang baik ya mas :D

    BalasHapus
  5. Sama juga dengan pengusaha yang menjual minuman keras, membuka diskotik esek-esek, dll ... Usaha yang tidak mendatangkah barokah.
    Sedihnya, di masyarakat kita sekarang, sangat banyak pengusaha semacam itu, yang hanya memikirkan keuntungan materi semata ...

    BalasHapus
  6. Materi sudah terlanjur di'dewakan' bunda,
    padahal semua itu bukan jaminan ketentraman hidup,
    semoga kita senantiasa dalam lindungan-Nya ya bun :)

    BalasHapus
  7. loooh kamu usaha apa nis?

    btw nis, ttg hot pants itu, gmana kalau itu utk dipake di rumah, diliatin ke suami msialnya?mgkn ga banyak yg kyk gtu, tg kl digunakan utk kyk gtu, jd berguna kan ? :D

    BalasHapus
  8. belum sih win,hehehe
    iya win, soal itu sudah disinggung juga sama ita di note fb;
    ada ustadz yang menyatakan tak apa kalo dipakainya di depan muhrim, ya kita bisanya berpositif thinking aja jadinya ya, semoga emang begitu :)

    BalasHapus